Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II Universitas Diponegoro (Undip), di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Zelika Nidya Damarani, S.T., M.M., Dr. Yudo Prasetyo, S.T., M.T., dan Jatmiko Endro Suseno, S.Si., M.Si., Ph.D., F.Med., menggelar program edukasi pilah sampah organik dan anorganik serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi siswa kelas 3 SDN 02 Tratemulyo, Desa Tratemulyo, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, pada Selasa (28/7).
Program ini merupakan hasil kolaborasi lintas disiplin ilmu yang melibatkan mahasiswa dari Jurusan Teknik Industri, Hubungan Masyarakat (Humas), dan Kedokteran. Kolaborasi ini dirancang agar materi yang disampaikan tidak hanya menyentuh aspek teknis pengelolaan sampah, tetapi juga aspek kesehatan serta cara penyampaian yang komunikatif kepada anak-anak.
Sebagai bagian dari program, mahasiswa Jurusan Teknik Industri menyediakan empat unit tong sampah organik dan anorganik yang diletakkan di lingkungan sekolah. Fasilitas ini bertujuan mendukung siswa mempraktikkan langsung kebiasaan memilah sampah sesuai jenisnya secara berkelanjutan, tidak hanya saat kegiatan edukasi berlangsung.
Sementara itu, mahasiswa dari Jurusan Humas dan Kedokteran menyusun sebuah buku edukatif berjudul “Aku Cinta Sekolah Bersih dan Sehat” yang membahas tema pilah sampah dan PHBS dengan bahasa serta ilustrasi yang mudah dipahami anak-anak. Buku ini diserahkan kepada pihak sekolah untuk digunakan sebagai bahan ajar tambahan, sehingga materi edukasi dapat terus disampaikan oleh guru meski program KKN telah berakhir.
Dalam kegiatan tersebut, siswa diajak untuk mengenal dan mempraktikkan langsung cara memilah sampah organik dan anorganik, serta memahami pentingnya penerapan PHBS dalam kehidupan sehari-hari, seperti kebiasaan mencuci tangan dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Metode penyampaian dikemas secara interaktif melalui permainan, demonstrasi, dan tanya jawab agar mudah dipahami oleh siswa kelas 3 sekolah dasar.
Mahasiswa Tim II KKN Undip berharap program ini dapat menjadi langkah awal dalam membentuk generasi baru yang melek terhadap kesehatan dan lingkungannya. Kesadaran akan pentingnya memilah sampah dan menjaga kebersihan diri diharapkan dapat tertanam sejak usia dini, sehingga kelak tumbuh menjadi kebiasaan yang berkelanjutan.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, yang dilakukan mahasiswa Undip sebagai bagian dari program KKN Reguler Tim II Tahun 2026 di Desa Tratemulyo.
Program ini paling erat kaitannya dengan SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). Edukasi PHBS beserta buku ajar yang diberikan mendukung upaya membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak usia dini, sementara penyediaan tong sampah organik dan anorganik mendorong siswa mempraktikkan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab sebagai bagian dari pola konsumsi berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Dipost : 29 Juli 2026 | Dilihat : 76
Share :